Minuman teh merupakan minuman kedua setelah air mineral. Kebutuhan akan teh semakin meningkat sehingga banyak sekali pelaku usaha sektor teh yang bergerak mulai dari hulu hingga hilir. Banyaknya produk teh dan varian teh yang muncul di permukaan pasar menjadi bukti bahwa the sebagai minuman penyegar diminati masyarakat Indonesia, mulai dari teh tubruk, teh celup maupun minuman teh siap saji (ready to drink) dengan segmen pasar yang berbeda. Pertumbuhan permintaan produk teh menjadi membawa potensi dan peluang bisnis yang baik untuk dijajaki para produsen teh terutama para petani teh Indonesia.
Teh nDeso
Teh nDeso merupakan brand/ merk yangdibangun bersama petani teh yang tergabung dalam Paguyuban Tani Lestari. Teh nDeso menjadi unit usaha mandiri kelompok tani teh, sebagai bentuk keterlibatan petani dalam pasar industri teh nasional. Petani teh memiliki sebuah produk yang layak dipasarkan, dan menjadi sebuah aktualisasi petani teh disektor industri teh. Petani teh tidak hanya sebagai pemasok bahan baku teh namun juga sebagai pemilik brand Teh nDeso dan pelaku bisnis teh.
Teh nDeso (Teh dari Desa), dengan latar belakang bahwa teh yang diproduksi berasal dari tanaman teh di perkebunan teh rakyat yang berada di pegunungan dan pedesaan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Selain itu proses produksi mulai dari pengelolaan dan perawatan kebun, pemanenan hingga teh kering dilakukan oleh petani langsung di pedesaan. Dengan cita rasa dan aroma khas pedesaan membawa segmentasi awal pasar Teh nDeso mengarah pada masyarakat desa di seluruh Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu pemasaran Teh nDeso menjangkau kota kota besar di Indonesia.
Paguyuban Tani Lestari
Paguyuban Tani Lestari merupakan asosiasi petani teh dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Awalnya, para petani teh berorganisasi melalui kelompok tani di desa masing masing dan banyak terlibat dalam kegiatan atau program baik dengan pemerintah, lembaga swasta maupun perusahaan. Di Bandung, pada pertengahan tahun 2016, Paguyuban Tani Lestari dibentuk atas dasar inisiatif dari petani teh. Bagi petani teh, keberadaan Paguyuban Tani Lestari semakin memperkuat posisi tawar petani teh sebagai produsen utama dalam rantai pasok industri teh nasional. Arti nama Lestari secara umum adalah “berkelanjutan”. Paguyuban Tani Lestari diharapkan menjadi Lembaga atau organisasi petani yang memberikan manfaat kebaikan, nilai tambah petani serta perbaikan kehidupan kelompok tani secara berkelanjutan.
Terdapat petani teh dari 14 kabupaten yang tergabung dalam keanggotaan Paguyuban Tani Lestari, diantaranya: Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Subang, Purwakarta, Sumedang, Majalengka, Ciamis, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, Pekalongan, Banjarnegara dan Batang. Secara berkala anggota melakukan koordinasi dan komunikasi untuk mengetahui update, perkembangan dan informasi terkait sector teh Indonesia.
Teh nDeso merupakan teh yang diproduksi langsung oleh petani teh yang tergabung dalam Paguyuban Tani Lestari. Dengan kata lain Paguyuban Tani Lestari merupakan pemilik sekaligus produsen Teh nDeso. Teh nDeso di produksi dari pucuk teh berkualitas dari perkebunan teh milik rakyat di Jawa Tengah dan Jawa Barat, diolah di unit pengolahan teh rakyat dengan metode mekanisasi dan blending, dilakukan manajemen mutu dan sortasi untuk menghasilkan teh berkualitas.
Visi dan Misi Teh nDeso bersama Paguyuban Tani Lestari
Visi :
Misi :